Respons Cepat Polsek Labuan Tangani Penemuan Mayat Lansia di Desa Teluk
Pandeglang – Jajaran Polsek Labuan Polres Pandeglang, bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di bawah bangunan bekas Menara Radar Tsunami, Kampung Tanjungsari RT 003/005, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui bernama Dadang, berusia sekitar 65 tahun, yang berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat diketahui telah lama berada di wilayah Desa Teluk dan kerap bermukim di eks bangunan menara radar Tsunami Desa Teluk.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pemulung bernama Hendra yang saat itu sedang mencari puing-puing plastik di sekitar lokasi kejadian. Ketika melihat sesosok tubuh laki-laki tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa, Hendra kemudian menyampaikan temuannya kepada Wari selaku Ketua RT setempat. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak Pemerintah Desa Teluk yang kemudian berkoordinasi dengan petugas piket Polsek Labuan dan Puskesmas Labuan.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Labuan bersama tenaga medis Puskesmas Labuan dan dibantu masyarakat setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan serta proses evakuasi jenazah menuju Puskesmas Labuan.
Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan medis berupa visum luar oleh tenaga kesehatan Puskesmas Labuan serta proses identifikasi oleh petugas Satreskrim/Identifikasi Polres Pandeglang guna memastikan identitas dan memperoleh informasi lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Kapolsek Labuan AKP Badri Hasan, S.M., M.M., menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari masyarakat, korban diketahui merupakan seseorang yang selama ini menjalani kehidupan tanpa keluarga yang mendampingi dan tidak memiliki tempat tinggal tetap.
“Informasi sementara yang kami peroleh dari keterangan warga, korban sudah cukup lama berada di wilayah Desa Teluk. Korban diketahui tidak memiliki keluarga yang mendampingi serta tidak mempunyai tempat tinggal tetap, sehingga selama ini kerap menempati bangunan bekas menara radar Tsunami di wilayah Teluk,” ungkap AKP Badri Hasan.
Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian tetap mengedepankan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis dan petugas identifikasi, serta mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut penyebab meninggalnya korban.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peristiwa yang membutuhkan penanganan petugas. Kepedulian dan informasi dari masyarakat sangat membantu dalam memberikan pelayanan serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Labuan telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, berkoordinasi dengan petugas identifikasi Polres Pandeglang dan tenaga medis Puskesmas Labuan, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
Polsek Labuan memastikan bahwa penanganan peristiwa tersebut dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur, sembari menunggu hasil pemeriksaan serta perkembangan lebih lanjut dari pihak terkait.
Melalui respons cepat tersebut, Polsek Labuan kembali menegaskan komitmen Polri untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan kepolisian, serta mengedepankan sisi kemanusiaan dalam setiap penanganan peristiwa di wilayah hukum Polsek Labuan.