19 Pelajar Bolos Sekolah Dan Nongkrong di Warung, Polsek Labuan Lakukan Penertiban dan Pembinaan
**LABUAN 15092026** — Polsek Labuan mendapatkan laporan dari masyarakat terkait keberadaan sebuah warung di Kp. Masjid Barat RT 003 RW 005 Desa Labuan milik Sdr. Saruri alias Ruli Blackyang diduga menjadi tempat berkumpulnya pelajar yang membolos sekolah. Menindaklanjuti laporan itu, jajaran personel Polsek Labuan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Asep Iim Nurhakim mendatangi lokasi pada Selasa, 15 September 2026. Di tempat tersebut, petugas menemukan 19 pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMK, SMA, dan SMP, 6 (enam) orang di antaranya berjenis kelamin perempuan.
Ke-19 siswa-siswi tersebut kemudian dibawa ke Polsek Labuan untuk diberikan arahan dan pembinaan. Polisi juga melakukan pemanggilan terhadap Orang Tua serta Guru dari Sekolah siswa – siswi tersebut. Dalam pertemuan yang disaksikan orang tua dan perwakilan sekolah masing-masing, para siswa menyatakan komitmen mereka untuk tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut, dan menyatakan penyesalan serta berjanji akan lebih menjaga nama baik Sekolah di masa mendatang.
Kapolsek Labuan AKP Badri Hasan, S.M., M.M. menegaskan bahwa langkah yang dilakukan jajarannya merupakan upaya pembinaan, bukan semata tindakan represif. Ia berpesan kepada para siswa, guru, dan orang tua agar bersama-sama mencegah kenakalan remaja.
“Kegiatan ini murni pembinaan. Kami tidak ingin anak-anak ini justru berurusan dengan hukum. Karena itu, kami libatkan orang tua dan guru agar ada tanggung jawab bersama,” ujar Kapolsek.
“Kepada para siswa, isi waktu dengan hal positif, bolos sekolah bukan solusi. Jangan sampai kebiasaan buruk merusak masa depan. Patuhi aturan sekolah, hormati guru, dan dengarkan orang tua,” pesannya.
Kepada para guru pengajar, Kapolsek meminta agar terus mengawasi dan mendampingi siswa. Menurutnya, komunikasi antara sekolah dan orang tua harus berjalan baik agar potensi kenakalan remaja bisa dideteksi lebih dini.
“Kepada guru, jangan ragu menegur dan membina. Jalin komunikasi dengan orang tua. Jika ada anak yang sering tidak masuk atau berperilaku menyimpang, segera lakukan pendekatan,” kata AKP Badri Hasan.
Sementara kepada orang tua, Kapolsek mengingatkan pentingnya pengawasan di rumah. Pendidikan, kata dia, bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga.
“Kepada orang tua, luangkan waktu untuk mengawasi anak. Ketika jam sekolah, pastikan mereka benar-benar berada di sekolah. Kehadiran dan perhatian keluarga sangat menentukan, jangan sampai generasi muda kita terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas” imbuhnya.
Usai pembinaan, perwakilan dari masing – masing sekolah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polsek Labuan. Mereka berjanji akan menindaklanjuti dengan pembinaan internal di sekolah masing-masing.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Labuan yang telah membina siswa-siswi kami. Kami akan menindaklanjuti dengan pembinaan di sekolah agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Anto Mulyawan perwakilan Pengajar dari SMP Negeri 2 Labuan.
Senada, perwakilan orang tua siswa juga menyampaikan terima kasih dan meminta maaf atas perilaku anak-anak mereka. Mereka berkomitmen akan lebih ketat mengawasi anak.
“Sebagai orang tua, kami berterima kasih kepada Polsek Labuan. Kami akan lebih mengawasi anak dan bekerja sama dengan pihak sekolah,” ucapnya.
Polsek Labuan mengimbau masyarakat agar terus melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, termasuk pelajar yang membolos pada jam pelajaran.(ry)
