Kapolsek Labuan Pimpin Kegiatan Pengamanan Unras Ormas GAIB 212 di Kantor Kecamatan Labuan
[Labuan-Pandeglang 070526] Unjuk rasa yang digelar Ormas GAIB 212 di depan Kantor Kecamatan Labuan, pada Kamis 07 Mei 2026 pukul 13.00 WIB. Puluhan massa Ormas tersebut terlihat mengikuti kegiatan unjuk rasa yang mengangkat isu mengenai dugaan adanya pelanggaran SOP yang dilakukan oleh SPPG Labuan #004 dan SPPG Caringin Labuan Mandiri.
Atas arahan dan petunjuk Kapolres Pandeglang AKBP. Dr. H. Dhyno Indra Setyadi, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Labuan AKP. Badri Hasan, S.M., M.M., personil POLRI yang terlibat dalam kegiatan pengamanan tersebut ditekankan untuk senantiasa humanis dan mengedepankan tindakan persuasif.

Wakapolres Pandeglang Kompol Asep Jamaludin meninjau langsung kegiatan pengamanan, dengan Kapolsek Labuan AKP. Badri Hasan, S.M., M.M. selaku Ka Pengamanan Objek. Sekitar 33 personil Polres pandeglang diterjunkan dalam kegiatan pengamanan unjuk rasa tersebut.
Ormas GAIB 212 Pandeglang menyatakan dalam orasinya, SPPG Labuan #004 dan SPPG Caringin Labuan Mandiri diduga melakukan pelanggaran SOP yang ditetapkan BGN dalam tata kelola Dapur MBG.
Aksi ini digelar didasari oleh sejumlah temuan dan dugaan pelanggaran yang dinilai merugikan masyarakat serta mencoreng citra program pemerintah. Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi sorotan dan dasar dilaksanakannya aksi oleh Ormas GAIB 212.

Ditemukan indikasi kuat bahwa pengelola dapur tidak mematuhi aturan yang berlaku, khususnya dalam hal perekrutan sumber daya manusia. Diduga sekitar 70% karyawan atau relawan yang bekerja bukan berasal dari warga lokal setempat. Hal ini menimbulkan kesan adanya diskriminasi pekerjaan, di mana tenaga kerja lokal tidak diberdayakan secara maksimal, bahkan ada yang diberhentikan secara sepihak dan digantikan oleh tenaga kerja dari luar daerah dengan alasan biaya yang lebih murah.
Terdapat dugaan adanya markup atau kenaikan harga komoditi pada menu MBG yang dinilai merugikan penerima manfaat. Selain itu, diduga kuat adanya praktik konspirasi yang merugikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, padahal seharusnya program ini menjadi wadah untuk memberdayakan ekonomi rakyat di sekitar wilayah operasional.
Perwakilan Ormas GAIB 212 setelah menyampaikan orasinya, ditemui oleh Camat Labuan Yadi Pribadi dan melakukan diskusi. Dalam kesempatan tersebut Camat Labuan menyampaikan akan melaporkan dan terus memantau peristiwa yang terjadi di SPPG Labuan #004 dan SPPG Caringin labuan mandiri.
“kegiatan unras berakhir pada pukul 14.10 WIB, Alhamdulillah kegiatan berlangsung kondusif dan lancar tanpa kendala dan gangguan Kamtibmas” ujar Kapolsek Labuan AKP. Badri Hasan, S.M., M.M.